Majelis Rasulullah: berdakwah dengan Sholawat

Posted on 27 Mei 2010

0


2034_majelis-rasulullah.gif

Majelis Rasulullah , merupakan sebuah majelis yang beraromakan cinta Rosul, karena dalam setiap dakwah yang dilakukan majelis ini menggunakan metode bershalawat kepada Nabi Muhammad saw. Kebetulan, rumah pimpinan Majelis ini berada dekat, bahkan satu RT (Rukun Tangga) dengan rumah saya, di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Disitu bermukim pimpinan yang juga merangkap sebagai guru, yang bernama Munzir Almusawa. Orang kerap memanggilnya Habib Munzir. Habib Munzir ini adalah WNI yang menuntut ilmu di negeri Yaman, sebelum ia mendirikan Majelis Rasulullah ini sebagai media dakwah.

Saat ini pengikut Majelis ini sangat banyak, ini terlihat ketika saya lewat depan kediaman Habib Munzir, bahkan di depan kediaman beliau juga terdapat pasar kaget yang hanya buka ketika acara rutinitas majelis setiap malam Jum’at. Di pasar itu, banyak orang yang berjualan barang-barang yang berbau islami, seperti peci, minyak wangi, baju koko, Al-Quran dan lainnya. Tentunya ini membawa berkah bagi penjual disamping berkah acara yang selalu melantunkan Shalawat kepada Nabi Muhammad saw.

Tipe dakwah seperti ini sebenarnya sangat
dirindukan masyarakat kita yang mayoritas Muslim, ditengah banyaknya dakwah Islam yang melenceng dan menebarkan kebencian yang justru menjatuhkan nilai-nilai Islam itu sendiri serta citra Islam yang kian memburuk akibat dakwah-dakwah Islam yang melenceng dari akidah Islam seperti yang ditebarkan oleh kelompok – kelompok teroris yang kerap diidentikkan dengan Islam.

Sebetulnya, saya memang belum pernah datang ke acara Majelis tersebut, namun saya selalu mendengar ceramah dan shalawat – shalawat yang terdengar dari rumah saya, sungguh sejuk hati ini ketika mendengarkan itu. Teman-teman saya yang sering hadir dalam acara Majelis Rasulullah ini juga bercerita bahwa Majelis ini lebih memfokuskan pada praktek tauladan Nabi Muhammad saw dan mereka juga merasakan kedamaian dan kesejukkan ketika bersama-sama melantunkan puji-pujian kepada Rasulullah saw.

Mejelis ini memiliki situs yang didalamnya menjelaskan tentang profile Majelis Rasulullah dan lain-lain layaknya sebuah website. Kita dapat mengunjunginya melalui situs Majelis Rasulullah ini. Kiprahnya dalam
berdakwah dengan bershalawat ini sudah sangat ‘jauh’, bahkan Majelis ini pernah berdakwah sampai ke Manokwari, Papua Irian Barat. Kiranya, dakwah seperti ini yang patut dicontoh dan sangat dirindukan masyarakat guna memperbaiki citra Islam dimata masyarakat dunia karena ulah segelintir orang yang berdakwah yang mengaku Islam, namun dalam praktek dakwahnya tidak mencerminkan Islam sama sekali yang sebenarnya Rahmatan Lil Alamin.

Salam,

NuruL

Sumber: kompasiana

Posted in: Kabar Muslim